Logo Saibumi

Walhi Lampung: Tahun 2021 Banjir di Jalan ZA Pagar Alam, Nunyai Rajabasa Makin Sering Terjadi 

Walhi Lampung: Tahun 2021 Banjir di Jalan ZA Pagar Alam, Nunyai Rajabasa Makin Sering Terjadi 

Foto: Saibumi.com/Riduan

Saibumi.com (SMSI) Bandar Lampung - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Lampung menanggapi banjir yang terjadi di Jalan ZA Pagar Alam atau lebih tepatnya di sekitar POM bensin Nunyai Rajabasa yang terjadi pada Jumat, 10 Desember 2021

 

Direktur WALHI Lampung Irfan Tri Musri mengatakan bahwa banjir yang terjadi di sekitar lokasi tersebut lebih sering terjadi pada 2021 ini. 

BACA JUGA: Bersihkan Reruntuhan Sisa Banjir di Jalan M. Noer, Kapolsek TBU : Jangan Buang Sampah Sembarangan

 

"Banjir yang terjadi di Nunyai itu kan sangat jelas memang dari tahun-tahun rawan banjir, namun untuk intensitas banjir cukup jarang terjadi, dikarenakan dulunya di daerah ini ada resapan air. Tetapi, di tahun 2021 ini setiap hujan besar turun wilayah ini selalu banjir," ungkapnya kepada saibumi.com, Sabtu (11/12/2021). 

 

Lebih lanjut ia menyampaikan apabila tahun-tahun sebelumnya daerah nunyai ini saat ada resapan air saja masih terjadi banjir, lalu bagaimana dengan sekarang, yang dimana resapan air telah dialihfungsikan. 

 

"Resapan air di daerah itu hilang, otomatis intensitas banjir akan semakin masif di wilayah itu," jelasnya.  

 

Disinggung ihwal Walhi menolak pembangunan Living Plaza, Irfan menegaskan bahwa pihaknya amat sangat menolak pembangunan mall tersebut. 

 

"Sikap posisi kita amat jelas ya, WALHI Lampung menolak adanya rencana Pembangunan Pusat Perbelanjaan Lampung Living Plaza di Kelurahan Rajabasa," tegas Irfan 

 

Saat ditanya tentang rencana pemerintah Kota (Pemkot) yang akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait renovasi gorong-gorong dan jalan ini di sekitar Nunyai ini, menurutnya apakah perbaikan gorong-gorong itu bakal menyelesaikan permasalahan banjir di daerah itu. 

 

"Jangan sampai alih-alih meminimalisir banjir di daerah itu, namun nanti malah banjirnya pindah ke perkampungan Rajabasa. Ini persoalan serius, jika pemerintah ingin meminimalisir banjir, perbaikan gorong-gorong bukan hanya di jalan ZA Pagar Alam tapi tempat lain seperti di perkampungan rajabasa, lalu gorong-gorong jalan soekarno-hatta juga," pungkas Irfan Tri Musri. (Riduan)

BACA JUGA: Bersihkan Reruntuhan Sisa Banjir di Jalan M. Noer, Kapolsek TBU : Jangan Buang Sampah Sembarangan

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA